bg-hero

Renungan Harian

Manifestasi Pengenalan Akan Allah Yang Sesungguhnya

1 Yohanes 2:3-6 (TB)

Renungan Rabu, 22 Oktober 2025

Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya.
Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.
Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.
Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Dalam pasal ini dituliskan mengenai :
1.Nasihat untuk tidak berbuat dosa debagai bukti yang menunjukkan pengetahuan dan kasih kepada Allah yang sebenarnya (ayat 1-6).
2.Pembaruan ajaran tentang kasih persaudaraan yang berbicara kepada orang-orang Kristen dari beberapa golongan usia serta peringatan perihal cinta terhadap dunia (ayat 7-17).
3.Perungatan terhadap para penyesat dan menyatakan jaminan bagi orang-orang Kristen sejati (ayat 18-27).
4.Nasihat agar tetap tinggal di dalam Kristus (ayat 28-29).

Kepada jemaat yang pada saat itu sedang mengalami banyak penderitaan dan aniaya oleh karena mengikut TUHAN.
Mereka dikuatkan dan diingatkan untuk tetap taat dan setia melakukan seluruh kehendak TUHAN, yang dimulai atau didasarkan kepada pengenalan yang benar akan Allah.
Pengenalan disini bukan saja pengetahuan (gnostik) tapi lebih lagi yakni ginosko/oida yang berarti mengalami Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Pengenalan yang benar yang adalah pengalaman hidup sehari-hari yang intim dengan Allah akan meningkatkan akal budi, moral dan karakter/kualitas hidup orang beriman, sehingga menjadikannya semakin serupa dengan Kristus.
Karena tujuan utama keKristenan bukan semata-mata adalah sorga, tetapi tujuan utama keKristenan adalah menjadi serupa dengan Kristus.

Pelajaran yang dapat kita ambil :
Jika kita adalah orang beriman yang mengaku mengenal Allah, itu bukan semata termanifestasi dari perkataan dan ucapan saja, tetapi harus dan pasti termanifestasi dari ketaatan dan kesetiaan kita melakukan seluruh kehendak Allah dan keserupaan dengan Kristus.

Setiap orang yang mengenal Allah dengan benar pasti akan mengalami peningkatan akal budi (pembaruan pikiran) kepada kebaikan moral dan karakter/kualitas hidup yang ilahi, sehingga semakin serupa dengan Kristus.
Jika tidak itu berarti kita belum mengenal Allah dengan benar.
Mari kita terus intropeksi diri dan menguji diri kita.

TUHAN menyertai kita semua